Wisata Halal

Menjelajahi Pesona Chongqing dan Chengdu: Catatan Perjalanan Tour Leader Bersama Raykha Tour Travel

24 July 2026
Muchlis
Menjelajahi Pesona Chongqing dan Chengdu: Catatan Perjalanan Tour Leader Bersama Raykha Tour Travel

Oleh: Ali Amrizal
International Tour Leader – Raykha Tour Travel

China selalu memiliki daya tarik yang mampu membuat siapa pun ingin kembali. Bukan hanya karena kemajuan teknologinya, tetapi juga karena kekayaan budaya, sejarah, kuliner, serta keindahan kota-kotanya yang terus berkembang. Kali ini saya berkesempatan mendampingi rombongan Raykha Tour Travel dalam perjalanan 7 Hari 6 Malam menuju dua kota yang sedang menjadi primadona wisata di China, yaitu Chongqing dan Chengdu. Perjalanan ini diikuti oleh 27 peserta yang penuh semangat untuk menikmati pengalaman wisata halal yang nyaman, aman, dan berkesan.

Perjalanan dimulai dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta dengan penerbangan malam menuju Chongqing. Suasana penuh antusias sudah terasa sejak proses check-in. Sebagai Tour Leader, saya selalu mengawali perjalanan dengan memastikan seluruh peserta mendapatkan informasi yang jelas mengenai jadwal penerbangan, prosedur imigrasi, hingga agenda perjalanan selama berada di China. Alhamdulillah, seluruh peserta dapat berangkat dengan lancar dan tiba di Chongqing pada pagi hari dengan kondisi yang baik.

Setelah proses penjemputan di bandara, perjalanan langsung dimulai menuju salah satu ikon paling terkenal di Chongqing, yaitu Liziba Light Rail. Inilah salah satu keajaiban rekayasa transportasi modern yang membuat Chongqing dikenal di seluruh dunia. Kereta metro melintas tepat di tengah sebuah gedung apartemen tanpa mengganggu aktivitas penghuninya. Pemandangan yang sering viral di media sosial ini menjadi pengalaman pertama yang membuat peserta benar-benar takjub. Tidak sedikit yang langsung mengabadikan momen tersebut melalui kamera maupun ponsel mereka.

Perjalanan dilanjutkan menuju Great Hall of the People, sebuah bangunan megah bergaya arsitektur tradisional Tiongkok yang menjadi simbol Kota Chongqing. Dari area ini peserta dapat menikmati suasana kota yang memadukan bangunan klasik dengan gedung-gedung pencakar langit. Setelah makan siang, kami melanjutkan perjalanan darat menuju Kota Chengdu yang terkenal sebagai rumah bagi Panda Raksasa.

Hari berikutnya menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan oleh seluruh peserta, yaitu mengunjungi Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding. Di sinilah kami dapat melihat secara langsung kehidupan panda, mulai dari bayi panda hingga panda dewasa yang sedang bermain dan menikmati makanan favoritnya berupa bambu. Tingkah lucu panda sukses mengundang senyum dan tawa seluruh peserta. Selain menjadi objek wisata, tempat ini juga merupakan pusat konservasi yang berperan penting dalam menjaga kelestarian satwa langka kebanggaan China tersebut.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Huangcheng Mosque, salah satu masjid bersejarah di Chengdu yang menjadi bukti bahwa komunitas Muslim telah hidup berdampingan dengan masyarakat Tiongkok selama ratusan tahun. Di tempat ini peserta dapat melaksanakan salat dengan nyaman sekaligus mengenal sejarah perkembangan Islam di wilayah Sichuan. Sebagai penyelenggara wisata halal, Raykha Tour Travel selalu berupaya menghadirkan perjalanan yang tetap memperhatikan kebutuhan ibadah para peserta.

Sore harinya kami mengunjungi Eastern Suburbs Memory Cultural & Creative Park, kawasan industri lama yang berhasil disulap menjadi pusat seni dan kreativitas modern. Bangunan-bangunan bergaya industrial dipadukan dengan mural, galeri seni, pertunjukan musik, serta kafe-kafe unik yang menjadikan kawasan ini sangat menarik bagi pecinta fotografi maupun konten media sosial. Menjelang malam, kami menikmati keindahan Tianfu Twin Tower  dan kawasan SKP Night View yang dihiasi pertunjukan lampu spektakuler. Cahaya gedung-gedung modern berpadu dengan suasana malam Chengdu menciptakan pemandangan yang begitu memukau.

Hari keempat kami manfaatkan untuk menjelajahi pusat kota Chengdu. Destinasi pertama adalah Wide and Narrow Alley (Kuanzhai Alley),  sebuah kawasan bersejarah yang masih mempertahankan nuansa Tiongkok klasik. Jalan-jalan kecil yang dipenuhi rumah tradisional, toko suvenir, rumah teh, hingga kuliner khas membuat peserta dapat merasakan kehidupan Chengdu tempo dulu. Perjalanan berlanjut menuju Chunxi Road Pedestrian Street,  pusat perbelanjaan terbesar di Chengdu yang selalu ramai oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Tidak jauh dari sana berdiri ikon kota yang sangat populer, yaitu IFS Panda Climbing the Wall, patung panda raksasa yang tampak sedang memanjat gedung. Tentu saja spot ini menjadi salah satu lokasi favorit untuk berfoto. Menjelang malam kami menikmati suasana elegan Taikoo Li, kawasan lifestyle premium yang memadukan arsitektur tradisional dengan pusat perbelanjaan modern kelas dunia.

Pada hari kelima rombongan kembali menuju Chongqing. Dalam perjalanan kami sempat mengunjungi pusat produk herbal dan sutra khas China sebelum akhirnya tiba di destinasi yang paling ditunggu-tunggu, yaitu Hongya Cave. Ketika matahari mulai terbenam dan ribuan lampu mulai menyala, kawasan ini berubah menjadi pemandangan yang luar biasa indah. Bangunan bertingkat bergaya tradisional yang berdiri di tepi Sungai Jialing tampak seperti negeri dongeng. Tidak heran apabila Hongya Cave menjadi salah satu ikon wisata malam paling terkenal di China dan selalu menjadi favorit wisatawan dari berbagai negara.

Hari terakhir city tour di Chongqing diisi dengan mengunjungi beberapa destinasi menarik. Kami memulai perjalanan menuju Chongqing Mosque, memberikan kesempatan kepada peserta untuk kembali menunaikan ibadah sekaligus mengenal kehidupan masyarakat Muslim setempat. Selanjutnya kami mengunjungi Kuixing Building, salah satu contoh unik tata kota Chongqing yang dibangun di kawasan pegunungan. Di tempat ini peserta dapat merasakan sensasi berdiri di lantai satu dari satu sisi gedung, namun ternyata berada di lantai dua puluh dua jika dilihat dari sisi lainnya. Pengalaman ini benar-benar menunjukkan mengapa Chongqing dijuluki sebagai The Mountain City.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Liberation Monument, landmark bersejarah yang kini menjadi pusat aktivitas masyarakat Chongqing. Di sekitar kawasan ini terdapat berbagai pusat perbelanjaan, restoran, dan area pedestrian yang nyaman untuk berjalan santai. Sebelum menuju bandara, kami menyempatkan diri menikmati suasana Bayi Road Food Street, kawasan kuliner yang menawarkan berbagai makanan khas dan oleh-oleh lokal. Bagi peserta yang ingin membawa buah tangan, inilah waktu yang tepat untuk berbelanja sebelum kembali ke Indonesia.

Menjelang tengah malam kami menuju Bandara Chongqing untuk penerbangan kembali ke Jakarta. Alhamdulillah, seluruh rangkaian perjalanan berjalan dengan lancar. Tidak hanya membawa pulang oleh-oleh dan ribuan foto, tetapi juga pengalaman baru, persahabatan, serta kenangan indah yang akan selalu dikenang.

Bagi saya pribadi, menjadi seorang Tour Leader bukan sekadar mengantarkan peserta dari satu destinasi ke destinasi lainnya. Lebih dari itu, tugas seorang Tour Leader adalah memastikan setiap peserta merasa aman, nyaman, mendapatkan informasi yang bermanfaat, serta mampu menikmati setiap momen perjalanan dengan penuh kebahagiaan. Melihat senyum puas para peserta di akhir perjalanan merupakan kebahagiaan tersendiri yang tidak dapat dinilai dengan apa pun.

Melalui perjalanan ini, saya semakin yakin bahwa Chongqing dan Chengdu merupakan destinasi yang sangat layak dikunjungi, terutama bagi wisatawan Indonesia yang menginginkan pengalaman wisata halal dengan perpaduan alam, budaya, sejarah, teknologi, dan kehidupan kota modern. Bersama Raykha Tour Travel, kami akan terus menghadirkan perjalanan berkualitas dengan pelayanan terbaik sehingga setiap perjalanan bukan sekadar liburan, melainkan menjadi pengalaman yang bermakna.

Sampai bertemu pada perjalanan berikutnya bersama Raykha Tour Travel.

Ali Amrizal, S.Pd.I., M.Pd., C.NLP
International Tour Leader – Raykha Tour Travel
Enjoy Trip, Enjoy Halal
🌐www.raykhatour.com