MADINAH – Musim haji 1447 H/2026 M terus bergulir. Hingga Minggu (26/04/2026) pukul 18.00 Waktu Arab Saudi (WAS), sebanyak 30.611 jemaah haji Indonesia telah tiba di Tanah Suci. Mereka tergabung dalam 78 kelompok terbang (kloter) yang tiba secara bertahap melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah.
Fokus Layanan pada Jemaah Lansia
Dari total jemaah yang telah tiba, tercatat sebanyak 6.172 di antaranya adalah jemaah lanjut usia (lansia). Angka ini menjadi perhatian utama bagi Daerah Kerja (Daker) Bandara dalam memberikan pelayanan.
Kepala Daker Bandara, Abdul Basir, menegaskan bahwa pelayanan di bandara dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal, terutama bagi jemaah yang kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang.
“Petugas kami minta bekerja cepat dan peka. Ada jemaah yang kuat berjalan, ada yang perlu dituntun, ada yang harus segera dibantu dengan kursi roda. Semua harus dilayani dengan pendekatan yang sabar dan penuh empati,” ujar Abdul Basir.
Fasilitas Ramah Lansia dan Disabilitas
Untuk mendukung kelancaran proses kedatangan, Daker Bandara telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, di antaranya:
- Mobilitas: Penyediaan mobil golf dan kursi roda di titik-titik strategis untuk membantu jemaah yang kesulitan berjalan.
- Pendampingan: Petugas ditempatkan di jalur antrean, area bagasi, hingga pemeriksaan dokumen untuk memandu jemaah.
- Humanis: Mengedepankan sikap empati dan kesigapan petugas sebagai "wajah pertama" pelayanan haji Indonesia di Arab Saudi.
Evaluasi Berkelanjutan
Seiring dengan terus bertambahnya jumlah kedatangan jemaah, Daker Bandara melakukan evaluasi operasional setiap hari. Hal ini bertujuan agar proses penyambutan, pendampingan, hingga pengaturan transportasi menuju pemondokan tetap berjalan tertib, cepat, dan manusiawi.
Pemerintah terus mengimbau kepada seluruh jemaah untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan menyimpan dokumen penting dengan aman selama berada di Tanah Suci.
Sumber: Diolah dari laporan resmi penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.